"Jelek, Tikam Saja..."
Berawal dari makian seseorang yang tidak saya kenal di twitter. Ia memaki vokalis sebuah band besar yang pernah mencapai penjualan album sebanyak 1.000.000 copy dan RBT yang lumayan tinggi dan jadwal manggung yang cukup padat. Ia bilang musiknya nggak bermutu, nggak enak and they should be dismissed. Siapa sih kita bisa menghakimi kalau musik itu jelek? Siapa sih kita harus sebenci itu sama orang yang juga sama-sama berkarya, bekerja and make a living? Not itu cuma ada Do, Re, Mi, Fa, So, La, Si, Do. Mau dimainkan seperti apa, saya rasa itu hak mereka. Mau menggunakan kunci B, kunci C, itupun suka-suka mereka. Mau main drumnya jungkir balikpun, it's their rights! Soal musik, semua masalah selera. Kalau kita nggak suka, just leave them alone. Kenyataannya 1.000.000 orang di Indonesia membeli album mereka, kenyataannya they earnt a lot by making "bad" music. Kalau katanya musik mereka jelek. No, it's not about the money. Tapi, bukannya kita harus berterimakasih ya sama ...