Belajar (ber)CINTA

Kalau saya mau mencoba mengerti, mungkin saya bisa mengartikan Cinta. 

Cinta itu hanya kata. 
Satu kata yang terdiri dari 5 huruf. 
Katanya, kata ini kuat. 

Tapi, untuk saya kata "MAKAN" juga kata yang kuat. 
Apa jadinya manusia kalau mereka tidak makan. 
Sama dengan yang mereka katakan tentang CINTA. 

Lalu apa bedanya CINTA dan MAKAN?

Buat saya, Cinta ya hanya Cinta. 
Tidak, saya tidak skeptis. 
Tapi saya tidak suka dengan apapun yang mengagung-agungkan cinta.
Apa bedanya Cinta dengan kata-kata lain? 

Apa artinya Cinta kalau dengan pelayan saja kasar. 
Apa artinya Cinta kalau berbagi dengan tulus saja susah. 
Apa artinya Cinta kalau cuma menyakiti. 

Sebuah hubungan bisa bertahan karena Cinta?
What are you? 12? 17?

Saat bertemu dengan seseorang dan ada percikan di sana, itu Cinta?
Saat bertemu dengan seseorang dan ada getaran di hati, itu Cinta?
Saat bertemu dengan seseorang dan ada senyuman di bibir, itu Cinta?
Bukan. Itu bukan Cinta. 

Katanya Cinta itu pengorbanan. 
Bukan, Cinta itu bukan pengorbanan. 
Cinta itu tidak terpaksa. 


Tidak. Saya rasa saya tidak akan pernah bisa mengartikan Cinta. 
Kalau Cinta itu adalah pengorbanan, berarti tidak ada ketulusan di sana. 

Belum. Saya belum bisa mengartikan Cinta. 
Tidak. Saya tidak bisa mengerti Cinta. 

Biarkan saya belajar. 
Mengenali hatinya. 

Biarkan saya belajar.
Membaca senyumnya. 

Biarkan saya belajar. 
Membalas ciumnya. 

Biarkan saya belajar. 
Dan terus mencari arti Cinta. 






Comments

Popular posts from this blog

Nyaman Villa: The Comfortable One

Nyaman. Itu Saja. Bukan Apa-Apa.

I’M GETTING HITCHED: HEN PARTY AT THE MALL!!!!